Kamis, 12 Januari 2017

LCP Dan yang Lain



 LCP (Link Control Protocol)
  untuk membangun, mengkonfigurasi, dan menguji koneksi data link.  

SLIP (Serial Line Internet Protocol)

Serial Line Internet Protocol (SLIP) adalah kebanyakan enkapsulasi usang dari Internet Protocol yang dirancang untuk bekerja di port serial dan koneksi modem. Hal ini didokumentasikan di RFC 1055. Pada komputer pribadi, SLIP telah digantikan oleh Point-to-Point Protocol (PPP), yang lebih baik penggunannya, memiliki lebih banyak fitur dan tidak memerlukan konfigurasi alamat IP yang harus ditetapkan sebelum dibentuk. Pada mikrokontroler, bagaimanapun, SLIP masih merupakan cara yang disukai encapsulating paket IP karena overhead yang sangat kecil.
SLIP memodifikasi standar TCP / IP datagram dengan menambahkan " SLIP END " karakter untuk itu, yang membedakan batas datagram dalam aliran byte. SLIP memerlukan konfigurasi port serial 8 bit data, no parity, dan either EIA hardware flow control, atau mode CLOCAL (3-wire null-modem) UART pengaturan operasi.
SLIP tidak menyediakan deteksi kesalahan, karena bergantung pada protokol lapisan atas untuk ini. Oleh karena itu SLIP sendiri tidak memberikan koneksi dial-up error. Meskipun demikian masih berguna untuk menguji kemampuan respon sistem operasi 'di bawah beban (dengan melihat statistik flood-ping).SLIP juga saat ini digunakan dalam Protokol BlueCore Serial untuk komunikasi antara modul Bluetooth dan komputer host.
 
 
Pengertian Protokol HDLC  Pengertian Protokol HDLC
Protokol HDLC (The High Level Data Link Control) adalah protokol yang digunakan dengan WAN (Wide-Area Networks) yang secara luas dapat mengatasi kerugian-kerugian yang ada pada protokol-protokol yang berorientasi karakter seperti BiSynch, yaitu yang hanya dapat bekerja secara Half-Duplex dan penggunaan karakter DLE untuk mendapatkan transparansi pesan. Dua protokol utama dalam HDLC adalah LAPB untuk sambungan titik-ke-titik dan RNM untuk sambungan ke banyak titik.
Pada saat pesan-pesan biner murni, misalnya karakter tak terpisah, dikirimkan lewat satu kanal, Acknowledgement dapat dikirimkan lewat kanal yang lain dengan arah yang berlawanan. Station pengirim akan mengirimkan serangkaian blok data secara kontinu dan hanya berhenti jika menerima pemberitahuan bahwa blok mengandung kesalahan. Pada saat isyarat NAK diterima, beberapa blok lain setelah blok yang berisi kesalahan sudah terkirim. Blok-blok yang dikirimkan harus diberi nomor sehingga dapat diidentifikasi secara terpisah. Setiap blok harus disimpan pada pengirim untuk selang waktu yang diperlukan pada sebuah pemberitahuan kesalahan yang diterima.
 
 PERANGKAT JARINGAN WAN  
Perangkat-perangkat tersebut adalah :
  • Router
  • ATM Switch
  • Modem and CSU/DSU
  • Communication Server
  • Multiplexer
  • 25/Frame Relay Switches
INSTALASI JARINGAN WAN
berikut ini ada beberapa instalasi penting yang berkaitan dengan proses pada WAN:

1. Central Office, yaitu fasilitas perusahaan penyedia jasa WAN pada pelanggan.
2. CPE (Costomers Presmise Equipment) yaitu perangkat yang terdapat di lokasi pelngan, meliputi pearalataan milik pribadi pelanggan maupun peralatan sewan yang di miliki oleh perusahaan.
3. DTE (Data Terminal Equipment) dan DCE (Data Communication Equipment atau Data SCircui-Terminating Equipment). DTE dan DCE merupakan perangkat keras komunikasi data.
 a. DTE (di sebut juga sirkuit ekor) merupakan tempat informsi masuk atau keluar bagi pengguna (pemakaian jasa lainnya) maupun komputer.
   DTE dapat berupa terminal (misalnya papan tombol printer, papan tombol-video display , line printer) konverterprotocol, rauter, bridgw, ataupun peralatan komputer.
 b. DCE merupakan perangkay yang di letakaan dia ntara DTE dan sirkuit transmisi data.perangkat tersebut di miliki oleh penyedia asa layanan WAN, di sewa oleh pemakai jasa lainnya, dan beada di tempat pemakai jasa lainnya.
   DCE dapat berupa modem, DSU/CSU, NT1, multiplexer dan paket swicher (untuk layanan frame reley). fungsi DCE adaah mentranslasikan data dai DTE menjadi data yang mudah di pahami oleh protokol WAN.
Sumber:http://nandameatik.blogspot.co.id/2013/03/instalasi-wan.html

 SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR ANDA, SUPAYA LEBIH GIAT BERKARYA...
 
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOK SAYA,,..
SEMOGA BERMANFAAT 

Rabu, 11 Januari 2017

PPP

Pengertian PPP (Point to Point Protocol)

Network - Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link (layer 2)  dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan.

Point to Point

PPP Komponen dan Fitur

PPP menyediakan metode untuk transmisi datagram lebih link point-to-point serial. PPP terdiri dari tiga komponen utama:
Sebuah metode untuk encapsulating datagrams atas link serial.
PPP menggunakan Tingkat Tinggi Data Link Control (HDLC) protokol sebagai dasar untuk encapsulating datagrams lebih link point-to-point.
Sebuah LCP extensible untuk membangun, mengkonfigurasi, dan menguji koneksi data link.
Sebuah keluarga NCPs untuk menetapkan dan mengkonfigurasi protokol jaringan lapisan yang berbeda.
PPP protocol beroperasi melalui koneksi interface piranti Data Communication Equipment (DCE) dan piranti Data Terminal Equipment (DTE).
PPP protocol dapat beroperasi pada kedua modus synchronous (dial-up) ataupun asynchronous dan ISDN.
Tidak ada batas transmission rate
Keseimbangan load melalui multi-link
LCP dipertukarkan saat link dibangun untuk mengetest jalur dan setuju karenanya
PPP protocol mendukung berbagai macam protocol layer diatasnya seperti IP; IPX; AppleTalk dan sebagainya.
PPP protocol mendukung authentication kedua jenis clear text PAP (Password Authentication Protocol) dan enkripsi CHAP (Chalange Handshake Authentication Protocol)
NCP meng-encapsulate protocol layer Network dan mengandung suatu field yang mengindikasikan protocol layer atas
PPP mengandung Header yang mengindikasikan pemakaian protocol layer Network.PPP protocol Link Control Protocol (LCP) merupakan satu set layanan yang melaksanakan setup link dan memiliki Fase sebagai berikut :
Link Entablisment and Negotiation, mencoba untuk membentuk link dengan router lawan (pembentukan link) request link dan router tetangga mengirim acnowlegment dengan isi [setuju atau tidak]. Pada fase ini akan menawarkan opsi :
Authentication, mengirim dalam persetujuan PAP atau CHAP
Compression, setiap mengirim dalam bentuk di kompres atau tidak
Multilink, dalam satu interface dalpat membuat beberapa virtual link
Determination Link Qualitiy, menentukan kualitas linknya (optional)
NCP (Network Control Protocol) berfungsi mengontrol establisment

PPP protocol dapat berjalan pada bermacam-macam standard physical synchronous dan asynckronous termasuk :
Serial Asynchronous seperti dial-up
ISDN
Serial synchronous
HIgh Speed Serial Interface (HSSI)

Konfigurasi PPP protocol

Default protocol point-to-point untuk router Cisco adalah HDLC (High-Level Data Link Control) yang mana umum dipakai pada leased line seperti T1; T3 dll, akan tetapi HDLC tidak support authentication. KDLC adalah patennya Cisco jadi bukan standard industri, jadi hanya bisa dipakai sesama Cisco saja.

Berikut ini adalah implementasi PPP protocol :

Router# configure terminal
Router(config)# interface serial 0
Router(config-if) # encapsulation ppp
Router(config-if) # exit

PPP protocol diinisialisasi dan di enable pada interface serial 0. Langkah selanjutnya adalah men-set jenis authentication yang dipakai

Router(config) # int s0
Router(config-if) # ppp authentication pap
Or you can use the CHAP authentication method.
Router(config-if) # ppp authentication chap
Router # show int s0


CHAP direkomendasikan sebagai metoda authentication PPP protocol, yang memb

Sumber:https://santekno.blogspot.co.id/2013/04/pengertian-ppp-point-to-point-protocol.html?m=1

Protokol dalam WAN

Pengertian Postrouting dan Prerouting

postrouting dan prerouting adalah perintah dimana untuk menkonfigurasi firewall di Linux.dan beberapa fungsi serta pengertian dari prerouting dan postrouting adalah sebagai berikut.namun ada beberapa perintah yang harus anda fahami terlebih dahulu.nah inilah beberapa perintah yang sering digunakan dalam IPTABLES


-A 
digunakan untuk menambah beberapa chain pada akhir.dan sehingga perintah akan diesekusi pada akhir.

-D
perintah ini digunakan untuk menhapus satu chain yang menurut anda tidak sesuai dengan apa yang anda setting.dengan mengetik chain yang ngin anda hapus.

-R
perintah ini berfungsi untuk mengganti chain yang ada apa IPTables

-I
memberikan atau memasukan dan mengentri chain baru pada setiap paragraph IPTables.dan akan berurutan secara kebawah.

-L
menampilkan setiap aturan chain IPTables yang sudah anda masukan dan mengentrinya.sehingga anda dapat mengetahuinya apakah seyiap chain yang anda masukan sesuai dengan apa yang anda tulis di IPTables.

-F
perintah ini difungsikan untuk mengilangkan chain yang anda tidak sebutkan atu ditulis.sehingga chain akan kosong.

-N
membuat chain baru pada IPTables

-X
fungsinya hapir sama dengan -D yaitu untuk menghilangkan atu menghapus chain pada IPTables dan tidak oleh ada perintah yang bersangkutan.

-P
mengembalikan chain dalam kondisi default apa bila chain tidak dieksekusi.

-R
mengubah nama chain yang ada pada IPTables

Postrouting adalah melakukan translation IP atau yang sering disebut NAT pada paket yang keluar dari firewall.

Prerouting adalah melakukan translation IP atau yang sering disebut NAT pada paket yang masuk dari firewall.biasanya sering digunakan dalam konfigurasi Proxy server pada Linux.

Pengertian,Fungsi Dan Perbedaan Switch Dan Hub

FUNGSI SWITCH DAN HUB

Switch/HUB adalah alat atau perangkat yang digunakan dalam suatu jaringan untuk menghubungkan
Perangkat jaringan misalnya : Komputer dan Router

PERBEDAAN SWITCH DAN HUB

SWITCH

1.memiliki metode pengiriman data Unicast Pengertian Unicast adalah pengiriman data dimana 
   pada satu tujuan pada Host yang meRequest Permintaan Pengiriman Data 
2.Pengiriman data Lebih Cepat karena memiliki Metode pengiriman data Unicast

HUB

1.memiliki metode pengiriman data Broadcast Pengertian Broadcast adalah pengiriman 
   data kesemua host yang ada pada suatu jaringan meskipun ada host yang tidak meRequest pengiriman data maka data akan tetap di kirim.
2.dari segi kecepatan HUB sangat lemah dalam pengiriman data karena memiliki metode pengiriman data Broadcast

Sumber:https://yusronhamam.blogspot.co.id/2017/01/pengertian-postrouting-dan-prerouting.html?m=1

pengertian Dan Fungsi WAN


Pengertian WAN Dan Fungsi


Inilah artikel yang membahas tentang definisi atau pengertian WAN dan fungsinya. Kali ini kami akan menulis artikel tentang salah satu jenis jaringan komputer yaitu jaringan WAN, bagi kamu yang disekolahnya mengambil jurusan komputer jaringan atau yang berhubungan dengan dunia IT mungkin sudah mengetahuinya dan sudah tidak asing lagi dengan istilah ini, jadi kamu bagi yang belum mengetahuinya, kamu dapat membaca penjelasan tentang WAN di artikel ini.


A. Apa yang dimaksud dengan jaringan WAN?

Yang dimaksud dengan Wide Area Network atau disingkatan dengan WAN adalah suatu jenis jaringan data yang luas mencangkup negara dan benua, sarana transmisi yang digunakan umumnya seperti telepon, kabel bawah laut dan satelit. Singkatnya WAN yaitu jenis jaringan komputer yang mencangkup negara dan benua, atau WAN merupakan gabungan dari jaringan LAN (Local Area Network) dan MAN (Metropolitan Area Network). Protocol pada jaringan WAN termasuk kedalam physical layer yang ada dalam 7 layer OSI. Data-data pada WAN diatur dengan menggunakan seperangkat aturan yang terdapat pada Data Link 7 layer OSI.

B. Karakteristik jaringan WAN

Adapun beberapa karakteristik dari jaringan WAN, diantaranya sebagai berikut ini:

Biasanya WAN digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang tidak dapat dihubungkan melalui jaringan LAN dan jaringan MAN. Oleh karena itu jaringan WAN digunkan untuk menghubungkan jaringan yang sangat luas.
WAN memiliki cangkupan area yang sangat luas. Jadi biasanya pada jaringan WAN akan melibatkan Operator telekomunikasi, tujuannya menggunkan operator telokomunikasi yaitu supaya perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan WAN dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
Menggunkan koneksi serial dari berbagai macam jenis untuk dapat mengakses bandwith dalam lokasi yang berjauhan atau luas.
Dapat melakukan pertukaran paket data maupun frame antar router atau switch dan jaringan LAN yang sudah dibangun.
Bekerja pada layer fisik dan pada layer data link dari layer OSI.
Baca juga: Pengertian bandwidth dan fungsinya secara jelas.

C. Beberapa Protocol WAN

Pada saat ini terdapat beberapa protocol pada jaringan WAN yang menyediakan mekanisme untuk pengiriman paket data, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Protocol HDLC.

Protocol HDLC atau High Level Data Link Control, yaitu suatu protocol jaringan WAN yang bekerja pada data link layer yang dimana HDLC protocol ini memiliki fungsi untuk menetapkan metode enkapsulasi paket data yang ada pada synchrounus serial.

Protocol HDLC keluaran ISO mempunyai kekurangan yaitu bersifat single protocol jadi hanya digunakan untuk komunikasi pada satu protocol saja. Sedangkan protocol HDLC yang dikeluarkan CISCO bersifat multiprotocol, jadi dapat melakukan komunikasi data menggunakan banyak protocol.


2. Point to Point (PPP).

Point to Point protocol yang ada pada data link dapat digunkan untuk komunikasi asynchrounus dan synchrounous serial. Protocol ini dapat melakukan authentifikasi dan memiliki sifat multiprotocol. Poin to Point protocol berasal dari pengembangan Serial Line Interface Protocol (SLIP). SLIP merupakan suatu protocol standar yang menggunkan protocol TCP/IP.

3. ISDN.

ISDN adalah singkatan dari Integrated Services Digital Network, yaitu suatu layanan digital yang bekerja melalui jaringan telepon. ISDN merupakan jenis protocol pada komunikasi data yang dapat membawa paket data dalam bentuk teks, suara, gambar, video secara simultan. ISDN bekerja pada bagian physical, data link dan pada network.

4. X.25.

X.25 protocol yaitu suatu protocol standard yang dapat mendefenisikan hubungan antar terminal dengan jaringan packet switching. Protocol X.25 dibuat untuk komunikasi data secara analog, jadi proses-proses pengiriman data harus dapat mengikuti algoritma yang terdapat pada protocol x.25. Protocol X.25 melakukan koneksi dengan membuat circuit virtual, yang dimana

Sumber:http://www.pengertianku.net/2016/02/pengertian-wan-dan-fungsinya-secara-ringkas.html

WAN


g sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.

Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.

Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.

Kelebihan WAN
Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.

Kekurangan WAN
Biaya operasional mahal.
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.

Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Sumber:https://mahrusalii.wordpress.com/materi/diagnosis-permasalahan-perangkat-wan/pengertian-wide-area-network-wan/